Dugaan Kasus Covid-19 Muncul di Samarinda, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Siaga

HARIANPPU.ID, Samarinda – Lonjakan kasus Covid-19 mungkin belum terlihat signifikan, namun dua hasil reaktif di RSUD AWS Samarinda cukup untuk membangkitkan kekhawatiran akan potensi gelombang baru.

Kondisi ini memantik perhatian legislatif Kalimantan Timur. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menyerukan peningkatan kesiapsiagaan, mengingat pengalaman panjang pandemi yang sempat melumpuhkan berbagai sektor kehidupan di daerah ini.

Dua pasien di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie diketahui menunjukkan hasil reaktif dari tes antigen Covid-19. Salah satu pasien telah dipulangkan setelah dinyatakan pulih, sementara satu lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan lewat metode PCR.

“Kita harus belajar dari pengalaman. Jangan sampai kita menganggap virus ini sudah sepenuhnya hilang. Kewaspadaan tetap penting, terutama di fasilitas kesehatan,” ujar Damayanti, Kamis (20/6).

Baca Juga :  Wabup Waris Buka Pertandingan Pencak Silat POPDA XVII Kaltim di Penajam

Ia mendesak Dinas Kesehatan Kaltim untuk bergerak cepat dalam menangani potensi penyebaran. Menurutnya, langkah seperti pelacakan kontak erat, edukasi publik, serta keterbukaan informasi harus menjadi prioritas.

“Pemerintah jangan tertutup. Justru dengan informasi yang terbuka, masyarakat bisa lebih siap dan tahu bagaimana melindungi diri,” tegasnya.

Damayanti juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan.

“Virus ini bisa datang kapan saja. Kalau kita lengah, maka yang rugi ya kita sendiri. Mulailah dari hal sederhana: mencuci tangan, menjaga imunitas, dan segera periksa kalau merasa tidak sehat,” tutupnya. (H/Adv)

Related posts