Reses di PPU, Rudy Mas’ud Ingatkan Pentingnya IKN dan Bahaya Narkotika

HARIANPPU.ID, PENAJAM- Anggota Komisi III DPR dari Partai Golongan Karya (Golkar) sekaligus Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Rudy Mas’ud menggelar reses dan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dihadiri ratusan warga di Gedung Graha Pemuda, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (11/01/2024).

Tampak hadir Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kaltim Syarifah Suraidah, Ketua Partai Golkar PPU Andi Muhammad yusuf, Sekretaris Partai Golkar PPU Syaharia Mas’ud serta anggota DPRD PPU.

Read More

Dalam acara tersebut Rudy Mas’ud mengatakan mengenai pentingnya kesadaran hukum dan hak asasi manusia, yang merupakan area fokusnya sebagai anggota Komisi III DPR RI.

“Kita harus garis bawahi pentingnya pemerintahan yang adil dan penegakan hukum termasuk hak asasi manusia sebagai hak yang melekat pada setiap individu yang harus dihargai oleh semua anak bangsa,” kata Rudy Mas’ud.

Ia juga menyampaikan sebagai wilayah Ibukota Negara Nusantara (IKN), warga Kabupaten PPU harus bangga kerena saat ini pergeseran pembangunan dari Jawa Kalimantan Timur (Kaltim). Dan Kaltim khususnya PPU akan menjadi  pusat peradaban baru , mencerminkan Indonesia yang lebih sentris dan inklusif.

“Sebagai warga PPU kita harus siap dengan hadirnya IKN. Tidak hanya sumber daya alamnya saja tetapi sumber daya manusian pun harus ditingkatkan agar kita tidak hanya jadi penonton di tanah sendiri tapi kita harus jadi pemain,” tegas Rudy.

Baca Juga :  Pemkab PPU Gelar Forum Komunikasi Publik RPJPD 2025-2045

Terkait sosialisasi seputar 4 pilar kebangsaan Rudy Mas’ud menegaskan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat empat pilar itu yang merupakan fondasi bangsa Indonesia, yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Selain itu, Rudy Mad’ud menambahkan  khususnya bagi warga PPU dimana PPU menjadi lokasi IKN berharap agar PPU selalu dalam kondisi aman kondusif terlebih dalam menghadapi pemilihan umum tahun 2024 serta memasktikan keamanan dalam pembangunan IKN sehingga bisa berjalan dengan baik tanpa meninggalkan daerah penyangga.

Rudy Masud juga  mengingatkan bahwa peredaran narkoba di Indonesia semakin meresahkan dan merusak anak muda yang notebene adalah generasi bangsa.

“Kita harus menjauhi narkoba. Jangan pernah coba-coba pakai narkoba, karena berbahaya bagi kita,” ujar Rudy.

Ketua DPD Partai Golkar Kaltim ini pun menegaskan keluarga dan lingkungan sekitar menjadi benteng dalam menanggulangi penyebaran narkoba. Oleh karena itu perlu koordinasi dan pengawasan orang tua dan masyarakat sekitar terutama para Ketua RT.

“Dalam menghadapi IKN, PPU perlu SDM yang unggul,  jauhi yang namanya narkoba karena bisa membahayakan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Bagaimana bisa berperan dalam pembangunan IKN kalau menggunakan narkoba,” ucapnya. (ADVERTORIAL)

Tim Liputan Harian PPU

 

 

Related posts