Pemkab PPU Bakal Dalami Abrasi Yang Terjadi di Pantai Nipah-Nipah

HARIANPPU.ID, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal mengidentifikasi lebih mendalam mengenai permasalahan abrasi yang terjadi di pantai wisata Sipakario yang berada di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Hal itu dikarenakan banyak tempat swafoto yang rusak akibat abrasi laut.

Read More

Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang dan arus laut pasang surut.

Dari banyak pantai yang terkena dampak abrasi di wilayah Kabupaten PPU,  pantai Nipah-Nipah yang paling parah terkena dampak dari abrasi itu.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU akan segera melakukan penanganan pembangunan jika data-data sudah ada dan akurat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sodikin menjelaskan bahwa pihaknya akan mengecek kembali sejauh mana tindak lanjut dari langkah-langkah yang sudah dilakukan dari pemerintah itu sendiri.

“Saya kan baru menjabat disini, baru satu minggu. Kalau kita berbicara destinasi yang ada di pantai Nipah-Nipah-yah, kalau berpikir abrasi ini sudah alam dan kita tidak bisa hindari karena memang sebagian dari pantai sebelah kanan belum di bangun pemecah ombak,” kata Sodikin usai hadiri upacara HUT PPU Ke-22, Minggu (10/03/2024) di Penajam.

Baca Juga :  Jokowi Groundbreaking RSUP Pertama di Nusantara

Seperti yang di ketahui, destinasi wisata paling favorit yang ada di Kabupaten PPU lebih dari sepuluh destinasi. Salah satunya Pantai Nipah-Nipah, atau yang sering disebut dengan pantai Sipakario.

Pantai Sipakario memiliki keindahan alam yang indah, sehingga menjadi incaran para wisatawan yang berkunjung ke tersebut.

Penikmat dari keindahan Pantai Sipakario bukan hanya dari kalangan milenial tetapi juga keluarga yang menikmati kebersamaan di pantai Nipah-Nipah atau yang dikenal dengan pantai Sipakario.

Dalam beberapa tahun ini, pengunjung dan wisatawan di Pantai Sipakario berkurang,

Hasil ini didapatkan langsung dari pengamatan dan wawancara yang sejumlah para pedagang maupun pengunjung yang melakukan kunjunganya ke pantai tersebut.

“Kita berdoa saja, semoga permasalahan-permasalah yang ada di pantai Nipah-Nipah terselesaikan,” ujarnya.

Reporter : Muhammad Ikhsan

 

 

Related posts