Dukung Program Pembangunan Daerah, Forum TJSL Gelar Rakor Bersama

HARIANPPU.ID, PENAJAM- Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan  (TJSL)  Perusahaan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)  yang launching 11 Mei 2023 di Ballroom Hotel Ultima Balikpapan  13 Mei 2024 lalu kembali melajutkan Rapat Koordinasinya (Rakor) yang ke-6 di Aula Lantai 3 Kantor Bupati PPU, Rabu (29/05/2024).

Rakor TJSL terbeut dengan agenda pemaparan realisasi program  tahun 2023 triwulan pertama tahun 2024, serta rencana kegiatan hingga triwulan ke empat 2024.

Read More

Tertujuan Rakor ini untuk penajaman dan penyelarasan program kegiatan prioritas antara pemangku kepentingan di kabupaten PPU ini dan turut membahas prioritas program pembangunan yang dihasilkan dari kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan dan Kabupaten.

Serta melakukan koordinasi, konfirmasi dan klarifikasi tentang usulan program prioritas dengan program dan serapan pembangunan daerah serta menyelaraskan program prioritas dengan rancangan awal dengan OPD terkait di jajaran pemerintah kabupaten PPU.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Kabupaten PPU yang juga selaku Sekretaris Tim Pelaksana Kesekretariatan Forum TJSLP PPU Kahar Mashud saat membuka Rakor  berpesan agar program TJSLP yang dijalankan perusahaan di wilayah Kabupaten PPU dapat dioptimalkan

Kata dia, keberadaan Forum TJSLP diharapkan dapat membantu masyarakat agar tidak hanya menjadi penonto atu pendengar terlebih keberadaan wilayah  PPU yang salah satu kecamatannya masuk dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Otorita Ibukota Nusantara (OIKN).

“Konsekuensinya, permasalahan maupun ketimpangan yang timbul di masyarakat dapat tereskalasi menjadi isu internasional. Kami dari kesekretariatan berharap agar rapat koordinasi ini menghasilkan kesimpulan yang dapat kami laporkan sebagai pertanggungjawaban kepada kepala daerah,” kata Kahar.

Baca Juga :  Komisi II DPRD PPU Berpesan Tidak Mengganggu Usaha Mata Pencaharian Nelayan

Sementara itu Ketua Forum TJSL P erusahaan Kabupaten PPU Dharma Saputra menjelaskan bahwa Forum TJSL beranggotakan 34 perusahaan yang wilayah kerjanya berada di kabupaten PPU.

Dan akan terus bertambah sejalan dengan masuknya beberapa perusahaan yang berkegiatan di wilayah IKN namun penerima manfaat program TJSL nya menyasar juga kepada warga di sekitar IKN yang masuk wilayah administrasi kabupaten PPU.

Dalam penghantarnya, Dharma yang juga merupakan praktisi TJSL dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT)  turut bertukar informasi seputar Nilai-nilai utama perusahaan yang juga familiar sebagai fondasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal sebagai core value AKHLAK.

“Salah satu dari nilai-nilai dasar AKHLAK adalah Kolaboratif yang bermakna membangun kerjasama yang sinergis. Dengan contoh konkrit memberi kesempatan kepada semua anggota forum untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, serta menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama,” ujar Dharma.

Mengingat waktu yang terbatas dijelaskan Dharma beberapa perusahana yang sempat memaparkan realisasi program kerja TJSLP tahun 2023 dan triwulan pertama 2024 serta rencana program kerja hingga triwulan ke-4 2024 adalah PT PLN UID Kalimantan Timur  (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) yang membawahi PT PLN ULP Petung, Korindo Group (PT Belantara Subur, PT Balikpapan Wana Lestari), PT Bank Rakyat Indoensia Cabang Penajam,  PTAstra Infrafort – East Kal.

Serta terakhir dari PHKT daerah Operasi Bagian Selatan yang turut melaporkan program unggulan TJSLnya berupa Semur Cendawan (Pengembangan Budidaya Jamur Tiram Ramah Lingkungan di Kelurahan Waru) peraih penghargaan Proper Emas pada Desember 2023 lalu dari Wakil Presiden Republik Indonesia. (ADVERTORIAL)

 

Related posts