DPRD Kaltim Apresiasi Capaian Bankaltimtara, Dorong Pemerataan Layanan Hingga Pelosok

HARIANPPU.ID, Samarinda – Firnadi Ikhsan, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, mengapresiasi capaian Bankaltimtara yang kembali meraih penghargaan nasional dalam ajang Banking Service Excellence Awards (BSEA) 2025.

Bank milik daerah tersebut dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam meningkatkan kualitas layanan, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk mendorong pemerataan akses keuangan di seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara.

Bankaltimtara berhasil mempertahankan gelar The Best Region Bank in Service Excellence selama lima tahun berturut-turut. Selain itu, bank ini juga meraih peringkat dua nasional dalam kategori Excellence Website, menandai kemajuan signifikan di bidang pelayanan digital.

Firnadi mengatakan prestasi tersebut sebagai bukti komitmen Bankaltimtara dalam membangun sistem layanan yang profesional dan kompetitif. Namun ia menekankan bahwa penghargaan semacam ini juga harus menjadi titik tolak untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah-wilayah yang masih terbatas akses perbankannya.

“Ini pencapaian yang membanggakan, tapi tantangan sebenarnya justru dimulai setelah menerima penghargaan. Bankaltimtara harus makin inklusif dan merakyat,” ujarnya.

Firnadi menegaskan bahwa sebagai lembaga keuangan milik daerah, Bankaltimtara tidak hanya bertugas menghasilkan keuntungan. Perannya yang lebih besar adalah sebagai penggerak perekonomian lokal, termasuk memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, petani, pedagang tradisional dan masyarakat desa yang masih minim akses layanan keuangan formal.

Ia mengungkapkan masih adanya sejumlah keluhan masyarakat, seperti keterbatasan mesin ATM di kecamatan, antrean panjang di cabang, serta akses terhadap digital banking yang belum merata.

“Masih banyak warga di desa yang kesulitan akses ke layanan dasar perbankan. Bahkan untuk sekadar menarik uang tunai atau membuka rekening saja masih jadi masalah. Ini yang harus menjadi prioritas pembenahan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab dan Kejari PPU Bahas Penyelesaian Sengketa Lahan Eks PT. Dwi Mekar Persada

Firnadi mengakui bahwa sistem digital Bankaltimtara telah menunjukkan kemajuan yang berarti. Namun, ia mendorong manajemen untuk terus meningkatkan aspek keamanan siber dan memperhatikan kemudahan penggunaan (user experience), terutama bagi nasabah yang baru mengenal layanan digital atau berasal dari kelompok usia lanjut.

“Transformasi digital memang penting, tapi jangan sampai meninggalkan masyarakat awam. Aplikasi harus mudah dipahami dan digunakan oleh semua kalangan, bukan hanya generasi muda atau pengguna berpengalaman,” katanya.

Dalam konteks yang lebih luas, Firnadi juga menyoroti peran Bankaltimtara dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, semakin tinggi kepercayaan masyarakat terhadap bank lokal, maka semakin besar potensi perputaran dana yang tetap berada di dalam daerah.

“Kalau masyarakat percaya Bankaltimtara aman, profesional, dan pelayanannya bagus, mereka pasti memilih menyimpan uang di sana. Ini penting untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah dan mengurangi ketergantungan pada dana pusat,” ibuunya.

Ia berharap penghargaan nasional yang diraih Bankaltimtara tidak berhenti menjadi ajang seremonial, melainkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan melayani masyarakat secara adil dan merata.

“Tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan reputasi, tetapi juga membuktikan bahwa bank milik daerah bisa menjadi mitra sejati bagi rakyat. Jangan sampai hanya bagus di kota, tapi abai di pelosok,” pungkasnya. (H/Adv)

Related posts