DP3AP2KB PPU Menggelar PPRG Bagi Focal Point SKPD Se Kabupaten PPU

HARIANPPU.ID, PENAJAM- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencan (DP3AP2KB) Menggelar “Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Bagi Focal Point SKPD” Se_Kabupaten Penajam Paser Utara, di Hotel Ika Petung, Senin, (27/05/2024).

Mewakili Pj Bupati PPU saat membuka acara Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), Sodikin mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada DP3AP2KB yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Read More

“Melalui kegiatan pelatihan ini harapannya dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman, khususnya kepada tim Focal Point SKPD dalam melakukan Analisis Gender yang pada akhirnya memiliki kemampuan yang memadai untuk membuat Gender Analisis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (GBS) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) melalui mekanisme penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Yang Responsif Gender (PPRG),”ungkapnya.

Lanjut Sodikin mengatakan PPRG merupakan salah satu dari tujuh (7) prasyarat Pengarusutamaan Gender melalui metode Gender Analisis Pathway, Gender Budget Statmen dan kerangka acuan kerja program kegiatan yang responsif gender sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

“Hal ini dilaksanakan adalah untuk mewujudkan implementasi PUG melalui program dan kegiatan semua Perangkat Daerah di lingkungan Pemda PPU, “jelasya

Lebih lanjut Asisten II setda PPU mengungkapkan pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai sebuah strategi yang telah tertuang dalam Intruksi Presiden Nomor 9 tahun 2000 yang mengamanatkan kepada seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Gubernur dan BupatiWalikota untuk mengintegrasikan PUG pada setiap tahapan proses pembangunan.

“Perkembangan paradigma pembangunan gender saat ini lebih menekankan pada strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau serta mengevaluasi atas berbagai kebijakan, program dan kegiatan Pembangunan, khususnya di Kabupaten PPU, “ucap Sodikin

Baca Juga :  Mudyat Noor Berbagi Kurban Untuk Masyarakat PPU

Diakhir sambutannya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sodikin berharap peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini dengan bersungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab mengikuti hingga akhir,

Sehingga mendapatkan ilmu dan pengetahuan secara maksimal untuk kemajuan kabupaten Penajam paser Utara sebagai serambi Nusantara, “tutupnya.

Sementara itu, Kepala bidang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, Heri handayani mengatakan Kegiatan ini berlangsung selama dua hari diikuti 82 peserta pelatihan dari SDM perencanaan dimasing-masing OPD termasuk 4 kecamatan

Menghadirkan narasumber Asisten Deputi Pengarus utamaan gender bidang politik dan hukum dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI, Nina Damayanti dan Merry Madina serta kepala bidang kesetaraan gender pada DKP3A provinsi Kaltim Fahmi Rozano dan Yulius Hendra dari pusat telaah dan informasi regional Jakarta.

Heri Handayani menerangkan Dasar Penyelenggaraan kegiatan ini Undang-Undang Nomor 17 Tahun2003 tentang Keuangan Negara, UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang SistemPerencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah,

Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara NO 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

Dengan harapan Meningkatkan kapasitas dan keterampilan Aparatur Perencana khususnya Focal Point dalam analisis gender, Mampu melakukan praktek analysis gender dan mengintegrasikan isu gender kedalam perencanaan dan penganggaran responsive gender (PPRG). “pungkasnya. (ADVERTORIAL)

Related posts