Andi Singkerru Resmi Jabat Kadisdikpora PPU, Siapkan Langkah Strategis

Kepala Disdikpora PPU Andi Singkerru, Foto : Harian PPU

HARIANPPU.ID, PENAJAM- Andi Singkerru telah resmi menjabat sebagai Kepala Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara )PPU). Ia menggantikan Alimuddin kepala sebelumnya yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Sebagai Kadisdikpora yang baru, terdapat beberapa strategi yang telah disiapkan Andi Singkerru untuk memajukan dan membenahi mutu guru maupun sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten PPU.

Read More

“Pelan-pelan kita akan membenahi semua, baik itu mutu guru maupun sarana dan prasarana sekolah,” kata Andi Singkerru, Senin (26/02/2024).

Lanjutnya ia, di beberapa sekolah banyak sarana maupun prasarana yang tidak layak untuk dipakai. Baik itu peralatan sekolah maupun bangunan.

Ia juga akan terus melakukan pembinaaan sekolah baik itu sekolah unggulan, sekolah adiwiyata maupun sekolah laboratorium pancasila.

“Kita akan terus membina sekolah itu baik itu siswanya maupun kualitas gurunya agar bisa memberikan yang terbaik bagi siswanya. Terlebih hadirnya IKN kita tidak boleh lengah atau tertinggal,” lanjutnya.

Baca Juga :  Inilah Kisah Penangguhan 9 Tersangka Kasus Penghalang Proyek Bandara VVIP IKN

Selain itu diawal pelajaran baru tahun 2024 ini pihaknya juga memastikan akan membagikan seragam gratis bagi TK, SD maupun SMP bagi keluarga miskin (gakin)

Item yang akan diberikan seragam wajib, yakni putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP.  Ada juga tas, sepatu dan kelengkapan lainnya. Sementara untuk seragam olahraga dan batik untuk SD dan SMP tidak diberikan, lantaran dua pakaian tersebut berbeda setiap sekolah.

“TK diberikan batik karena sama semua se -Kabupaten PPU, batik PPU itu. Kalau SD dan SMP batik dan baju olahraganya ada ciri khas sekolah sendiri,” bebernya.

Juga termasuk rencana pemenuhan kekosongan kuota guru sebanyak 220 orang selama dua tahun ke depan untuk mendukung kualitas pendidikan di PPU.

Dengan memastikan keberadaan guru yang memadai, diharapkan akan tercipta lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.

“Dalam dua tahun ke depan akan mengusulkan recruitment melalui umum lewat PPPK. Beberapa kali recruitment sebelumnya ada kuota yang tidak terpenuhi. 30-40 guru pensiun setiap tahunnya, maka dari itu kami membutuhkan penambahan baik untuk guru TK, SD, maupun SMP,” pungkasnya. (ADVERTORIAL)

 

 

 

Related posts